[ad_1]

Suasana di sekitar rumah duka korban tanah lonsor di Jlagran, Pringgokusuman, Jogja (29/11). (Foto: Bahana/Radar Jogja)

JOGJA – Setelah disolatkan di Musala Baitut Taubah, dua jenazah korban longsor Aurora Tanti Anandito (3 bulan) dan Ambalo Tri Lestari (40) disemayamkan di salah satu rumah warga di RT 01 RW 01 Jlagran, Priggokusuman, Jogja (29/11). Ratusan pelayat berdatangan untuk melakukan takziyah ke keluarga korban.

 

Pantauan Radar Jogja, pelayat sebagian besar merupakan keluarga besar siswa SMKN 3 Jogja, di mana tempat anak korban Angger,17 bersekolah. Angger merupakan anak kedua dari pasangan Subardjono, 70 dan Ambali, 40.

Korban, dimakamkan di Pemakaman Pakuncen, Kuncen, Wirobrajan pukul 13.00. Rencananya, proses pemakaman dimulai setelah jenazah Subardjono selesai dilakukan otopsi di RS Bhayangkara.

“Atas pertimbangan keluarga dipilih di makan Pakuncen,” kata Angger kepada Radar Jogja.

 

Angger mengetahui kabar meninggalnya kedua orang tua sekitar pukul 12.30. Sebelum kejadian, dirinya tidak memiliki firasat apapun.

 

“Gak ada firasat, ketika saya pergi sekolah orang tua lagi tiduran di kamar,” katanya. (bhn/amd)

[ad_2]