[ad_1]

JOGJA – Status siaga bencana di Jogjakarta oleh Gubernur DIJ Sultan Hamengku Buwono X langsung direspons jajaran Pemprov DIJ. Status yang dipicu hujan tanpa henti sejak Minggu (26/11) lalu ditindaklanjuti dengan kesiapan pengucuran dana.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIJ Bambang Wisnu Handoyo mengatakan pemprov telah menyiapkan dana tak terduga.

Jumlah dana yang disiapkan dalam APBD DIJ 2017 sebesar sekitar Rp 14 miliar. Anggaran tersebut baru bisa dikeluarkan setelah ada penetapan status siaga darurat bencana oleh kepala daerah.

Anggaran tak terduga dari DIJ hanya sebagai back-up jika anggaran pemerintah kabupaten dan kota tidak mencukupi. “Seperti yang di Gunungkidul, sekolah sampai terendam. Kalau anggaran tidak cukup bisa sharing dengan provinsi,” ungkapnya. (pra/amd)

[ad_2]