[ad_1]

SLEMAN – Pertandingan ujicoba Bima Perkasa Jogja menjamu Satya Wacana Salatiga di GOR Klebengan, Selasa (28/11/2017) seperti akan berakhir imbang. Namun lemparan tiga angka Jaquel Gibbs yang masuk di detik akhir membuat pertandingan menjadi milik tim tamu. Bima kalah tipis 68-71.

Berbeda dari pertemuan pertama, tuan rumah langsung menekan sejak awal pertandingan. Bima yang mengandalkan Yanuar Dwi Priasmoro, Frida Aris, Oik, Emilio Parks, dan Anthony McDonald mengambil inisiatif menyerang dengan permainan cepat.

Namun Satya Wacana meladeni permainan Bima yang menempatkan Emilio Parks di dalam paint area. Kedua tim menutup kuarter pertama sama kuat 16-16. Selanjutnya, penetrasi Yanuar dan under ring Emilio membawa Bima unggul 34-31 menutup kuarter kedua.

Namun strategi memperlambat tempo di kuarter ketiga dimanfaatkan Satya Wacana dengan fast break cepat yang banyak menghasilkan poin. Bima tertinggal 10 poin 43-53 di akhir kuarter tiga. Kemudian di kuarter keempat game makin ketat setelah kengototan Yanuar Dwi Priasmoro mampu membalikkan situasi dan membuat Bima sempat unggul 60-58.

Satya Wacana yang memasukan banyak shooter di kuarter empat bangkit dan unggul dua bola 68-66. Ketika pertandingan di bawah lima detik, Emilio Parks sempat menyamakan skor 68-68 melalui free throw sebelum kalah di detik akhir.

Pelatih Kepala Bima Perkasa Raoul Miguel usai pertandingan mengatakan, kesalahan di kuarter tiga dengan memperlambat tempo menjadi perhatiannya. Hal tersebut menurutnya tidak seharusnya dilakukan. “Sisi positifnya permainan jauh lebih baik dibanding pertandingan persahabatan yang pertama, defense juga sudah baik,” ungkapnya.

Menurut statistik, Emilio Parks mencetak double-double. Center ini membukukan 21 points dan 10 rebounds. Ali Mustofa juga tampil baik dengan mencetak 15 points, diikuti Anthony McDonalds dengan 12 poin. Anthony juga mampu memperbaiki turnovers yang hanya melakukan satu kali turnovers saja. (riz/din)

 

[ad_2]