Aerodinamika Pada Body Mobil : Penjelasan dan Cara Kerjanya


Jika mendengar kata aerodinamika tentunya sobat semua pasti pandangannya tertuju pada pesawat terbang ya sobat, karena memang semua pesawat terbang mempunyai atau menggunakan teknologi aerodinamika ini ya sobat. Namun jangan salah sobat, bukan hanya berlaku untuk pesawat terbang, ilmu atau teknologi aerodinamika ini juga busa dimanfaatkan atau diguanakan pada kendaraan atau transportasi dara, khususnya untuk mobil.

Atau dengan kata lain aerodinamika ini bukan hanya digunakan pada saat kondisi melawan angin pada saat ada balapan, namun hal seperti ini juga tentunya penting untuk kita lakukan sehari –  harinya. Nah sobat semua, untuk lebih jelasnya mengenai aerodinaika tersebut, yuk sobat langsung saja merapar dan mari kita simak ulasan ini dengan seksama.

Hanya untuk mengulas saja sobat, yang disebur dengan aerodinamika merupakan sebuah cabang ilmu yang mempelalari tentang aliran udara, karena seperti yang sudah kita ketahui bersama udara tersebut meskipun tidak kasat mata ternyata udara ini bisa saja menghambat laju sebuah benda yang ada di hadapannya ( mobil, bus ataupun truk ).

Jadi sobat, penting bagi anda untuk mengetahui pola pergeraan dari angin tersebut agar kendaraan anda bisa melaju tanpa terjambat oleh udara tersebut. Adapun aerodinamika pada mobil berkaitan dengan motor sport. Meski aerodinamika ini di mobil reli tdak terlalu signifikan, selain itu pemasangan perangkat seperti ini juga tidak bisa sembarangan. Semua ada hitungan dan fungsinya sendiri-  sendiri. Apalagi hal ini juga ada aturannya tersendiri di Badan Otomotif International ( FIA ) lewat peraturannya yang ketat.

Cara Kerja Aerodinamika Pada Body Mobil

Adapun cara kerja dari aerodinamika pada body mobil antara lain sebagai berikut :

Semakin cepat laju sebuah mobil, maka akan lebih ceapt pula gaya –  gaya aerodinamika tersebut pada mobil anda.  Gaya yang dimaksud disini adalah gaya hambat ( drag force ) aerodinakim ( FD ) gaya angkat ( lift force ) aerodinamik ( FL) dan gaya samping ( slide force ) aerodinamik ( FS ).

Oleh karena hal tersebut sobat, mobil yang melaju dengan kecepatan yang lebih tinggi, diatas 80 km/ jam, terutama pada mobil balap yang mencapai kecetan sekitar 300 km / jam, maka aerodinamika akan bekerja dan mutlak diperlukan untuk menyeimbangkan kecepatan mobil tersebut agar kecepatan mobil itu bisa tetap optimal, sehingga pengemudinya tidak mengalami kecelakaan.

Jika komponen atau teknologi aerodinamika ini tidak ada, maka keseimbangan dalam mobil tidak akan bisa terkendalikan atau bisa saja menghambat laju dari kendaran tersebut karena adanya angin yang menghambat laju mobil tersebut.

Pada sebuah kendaran yang dilengkapi dengan sebuah sistem aerodinamika yang baik , maka kendaraan tersebut akan mampu melesat bagai sebuah roket seperti yang bisa kita lihat di mobil F1. Namun kesalahan dalam menjalankan sistem aerodinamika juga bisa fatal apabila dalam kecepatan tinggi, mobil anda bisa terbag ke udara, jadi apabila tidak dibekali dgan skill yang memadai bisa saja berakibat fatal nantinya. Ada beberapa bagian yang perlu anda perhatikan untuk sisi aerodinamika pada mobil anda, yakni sebagai berikut :

  • Bagian spoiler belakang.
  • Bagian spoiler depan.
  • Bagian wins.
  • Bagian deflector.
  • Bagian side skirt.

Sponsors Link

Adapun perangkat ini merupakan perangkat dari aerodinamika dari sebuah komponen mobil yang berfungsi untuk membuat aliran udara yang akan masuk kedalam kolong mobil dna  dibuat lebih minim.  Pada umumnya mode yang seperti ini dibuat di mobil balap terutama pada medan rally, namun berbeda untuk mobil balap lintasan tim riset hanya tinggal membuat bagain kopling mobil menjadi rata.

Untuk lebih jelasnya berikut ini berbagai komponen yang sering digunakan dalam teknologi aerodinamika tersebut, antara lain sebagai berikut :

Penggunaan aerodinamika pada spoiler belakang ini berfungsi untuk menahan gaya lift up belakang yang ditimbulkan saat kecepatan tinggi, agar mobil tidak melayang dan terbang yang nantinya bisa membahayakan pengemudi dan penumpangnya. Pemasangan spoiler belakang ini harus diimbangi juga dengan pemasangan spoiler depan ya sobat, agar keduanya seimbang.

1. Spoiler Depan

Spoiler depan ini merupakan salah satu aksesoris pada kendaraan yang berkaitan dengan teknologi aerodinamika . Adapun fungsi aerodinamika ini pada spoiler depan mobil anda yakni untuk menahan angin yang melewati kendaraan dan membuat ban kendaraan akan melekat dengan tanah atau menahan gaya udara yang diitmbulkan karena kecepatan tinggi.

2. Wing

Penggunaan sayap atau wing pada bagian buritan ( belakang ) difungsikan untuk mengontrol arah angin yang datang ke mobil sehingga mobil mendapat gaya tekan lebih pada bagian buritan ( downforce ). Umumnya wing ini berfungs hampir sama dengan spoiler belakang atau bumoer belakang.

Sponsors Link

3. Deflector

Komponen yang satu ini juga menggunakan teknologi aerodinamika agar mampu menahan terpaan angin yang menghadang kendaraan tersebut. Tanpa mempertimbangkan teknologi aerodinamika, pasti cara kerja kendaraan tidak akan sempurna dan bahkan bisa berbahaya.

Demikinalah informasi mengenai aerodinamika pada body mobil yang bisa penulis sajikan buat sobat semua. Semoga artikel ini bisa membantu dan banyak membawa manfaat bagi sobat semua yang membacanya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih sudah berkunjung dan meluangkan waktu untuk membaca artikel kali ini. Jangan lupa untuk update terus perkembangan artikel – artikel terbaru berikutnya. Salam hangat selalu dari penulis.

Related Search

author
Author: 
https://www.jogjavip.com adalah sebuah portal layanan rental & sewa mobil di Kota Jogjakarta. Menyewakan segalam macam merek dan jenis mobil khusus para wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik dari seluruh Indonesia. HP/WA : (62) 823.9985.1124

Leave a reply "Aerodinamika Pada Body Mobil : Penjelasan dan Cara Kerjanya"